Karakteristik Ajaran Islam

Islam adalah Dien yang diturunkan ALLAH untuk kehidupan manusia yang ciri-cirinya adalah rabbaniyah, sempurna, integral dan universal.

A. Islam adalah Ajaran Rabbaniyah
Islam sebagai ajaran yang Rabbaniyah adalah bahwa ajaran Islam bersumber daari Alah, bukan hasil pemikiran manusia. Ajaran Islam diturunkan dalam bentuk Al Qur’an yang merupakan wahyu AlIah kepada Muhammad secara lafadz dan ma’na, maupun As – Sunnah yang merupakan wahyu Allah secara ma’nawie. Allah berfirman :

“Turunnya Al Qur’an tidak ada keraguan padanya adalah daari Rabb (Tuhan) semesta alam”. (QS. As-Sajadah (32), 2).

“Kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru. Dan tiadalah yang diucapkan itu (Al Qur’an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tidak lain adalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).” (QS. An-Najm (53), 2-4).

Islam adalah Dien dari Allah Yang Maha Mengetahui, maka Dien Islamlah yang mampu menyelesaikan seluruh permasalahan ummat manusia, mengungguli setiap konsep lain yang merupakan produk pemikiran rnanusia. Dien Islam mengarahkan manusia, sedangkan konsep-konsep lain arahnya ditentukan manusia. Allah berfirman :

“Dialah yang mengutus RasulNya dengan membawa petunjuk dari agama yang haq agar dimenangkan Allah terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi. (QS. Al Fath (48), 28).

Islam adalah Ajaran yang Sempurna
Kesempurnaan Islam tidak terlepas dari Allah SWT. Allah yang menciptakan seluruh alam dalam keadaan sempurna, maka secara otomatis agama yang Allah berikan kepada manusia juga rnerupakan agama yang sempurna. Tidak satu pun ajaran Islam yang kontradiktif, semuanya merupakan satu kesatuan yang padu, yang pada intinya terfokus pada ajaran tauhid. Allah berfirman :

“Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agamamu, dan Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Kuridhai Islam Jadi agama bagimu”. (QS. Al Maidah (5), 3).

Islam sebagai Ajaran yang Universal
Islam dengan sifat keasliannya yang universal, diturunkan untuk seluruh umat manusia. Islam merupakan “konsumsi pokok” bagi seluruh alam. Allah berfirman :

“Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan kepada sekalian manusia, untuk memberi kabar gembira dengan surga dan memberi kabar takut dengan neraka” (QS. Saba’(34) 28).
“Katakanlah! Wahai manusta sesungguhnya aku adalah Rasul Allah kepada kamu semua”. (QS. Al A’raf (7),158).
“Dan Kami tidak utus engkau melainkan menjadi rahmat bagi seluruh alam”. (QS. Al Anbiya’ (21), 107).

Sifat universal Islam bukan hanya terbatas untuk waktu tertentu atau generasi tertentu, tapi berlaku untuk sepanjang masa dan di semua tempat, karena itu Islam tidak akan hilang dari permukaan bumi, tidak pernah berubah ataupun diganti.

Islam adalah Ajaran yang Bersifat Integral
Sifat integral (lengkap) adalah merupakan sifat keaslian Islam. Integralitas Islam terletak pada ajarannya, yaitu ajaran yang mencakup seluruh aspek kehidupan. Tak satu aspekpun yang terlepas dari ajaran Islam. Islam rnengatur hal-hal yang berkenaan dengan aspek jasmani maupun aspek rohani. Islam memberi aturan bagaimana seharusnya berhubungan dengan Allah, bagaimana berhubungan dengan sesama manusia, dan hubungan dengan alam lingkungannya.