bobsadino-karyawan

MuhammadRisal.com – Penampilan yang nyentrik menjadi ciri khas sehari-hari Bob Sadino. Bercelana pendek, dia dengan leluasa bepergian ke mana-mana. Dia juga cukup “laris” menjadi pembicara untuk memberi motivasi kepada pebisnis pemula.

Lahir dengan nama Bambang Mustari Sadino pada 9 Maret 1933, Bob merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Saat orangtuanya meninggal, Bob mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan.

Bob sempat berada di Belanda selama lebih kurang 9 tahun dan bekerja di perusahaan pelayaran nasional Djakarta Lylod yang memiliki kantor di kota Amsterdam, Belanda, dan Hamburg, Jerman.

Setelah itu, Bob keluar dari perusahaan dan memasuki bisnis sewa mobil. Mobil yang dia sewakan adalah Mercedes miliknya sendiri, dan dia sendiri yang menjadi sopirnya. Dalam perjalanannya, Bob mengalami kecelakaan dan mobil nya pun rusak.

Selanjutnya : Bob Sadino bekerja menjadi kuli bangunan

Bob kemudian banting setir menjadi kuli bangunan dengan upah harian. Ketika itu, dia juga mulai tertarik mengembangkan usaha peternakan ayam. Bob menjadi orang pertama yang mengenalkan ayam negeri dan telurnya ke Indonesia. Seiring berjalannya waktu, telur ayam negeri mulai dikenal sehingga bisnis Bob semakin berkembang.

Usaha yang dijalankan semakin berkembang. Tidak hanya menjalankan bisnis telur dan ayam, Bob Sadino juga memasuki bisnis sayuran dan penjualan makanan.

Semua telah dibuktikan oleh Bob, pendiri dan pemilik tunggal supermarket Kem Chicks, entrepreneur sukses yang memulai usahanya benar-benar dari bawah, dan bukan berasal dari keluarga wirausaha.

Pengusaha nyentrik dan banyak memberi inspirasi sampai sekarang, Bob Sadino, berpulang pada Senin (19/1/2015) ini dalam usia 81 tahun. Pahit getir saat memulai usaha benar-benar dia rasakan, sebelum akhirnya merasakan menjadi pengusaha yang sukses.